Cara Cek Penggunaan Disk di Linux
Pendahuluan
Penyimpanan yang penuh dapat menyebabkan kinerja menurun, gagal menyimpan log, atau bahkan menyebabkan layanan tidak dapat berjalan. Oleh karenanya, kita perlu mengetahui bagaimana mengecek penggunaan disk.
☐ Cek penggunaan disk keseluruhan
☐ Cek penggunaan disk per folder
☐ Cek penggunaan disk secara realtime
☐ Cari file-file berukuran besar yang mungkin memenuhi disk
☐ Cari file-file log berukuran besar yang mungkin memenuhi disk
1️. Cek Kapasitas Disk Keseluruhan
Perintah utama yang digunakan untuk melihat kapasitas dan penggunaan disk adalah:
df -h
Contoh output:
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda1 100G 60G 40G 60% /
tmpfs 3.9G 1.2M 3.9G 1% /dev/shm
Penjelasan:
Filesystem
: Nama disk atau partisi.Size
: Total kapasitas disk.Used
: Ruang yang sudah terpakai.Avail
: Ruang yang masih tersedia.Use%
: Persentase penggunaan kapasitas.Mounted on
: Lokasi pemasangan (mounting) partisi dalam sistem.
Tips:
- Jalankan dengan
sudo
jika ada partisi yang tidak bisa diakses.
2️. Mengecek Penggunaan Disk per Folder
Untuk mengetahui folder ukuran folder tertentu, gunakan:
du -sh /var/log/
Penjelasan:
du
: Disk Usage, menampilkan ukuran disk yang digunakan.-s
: Menampilkan total ukuran folder, bukan per-file.-h
: Human-readable, agar hasil lebih mudah dipahami.
Jika ingin melihat penggunaan disk oleh semua subfolder dalam direktori tertentu:
du -h --max-depth=1 /home/
Contoh output:
277M /home/usera
1.2G /home/systemsa
5.5M /home/admin
38G /home/
3️. Mengecek Penggunaan Disk Secara Interaktif
ncdu
(NCurses Disk Usage) menampilkan daftar folder dan ukuran disk yang digunakan secara real-time, memudahkan navigasi dan pengelolaan penyimpanan.
ncdu
Jika ncdu
belum silahkan install dulu:
sudo apt install ncdu # Debian/Ubuntu
sudo yum install ncdu # RHEL/CentOS
sudo pacman -S ncdu # Arch Linux
4️. Mengecek Penggunaan Inode
Kadang-kadang, disk terlihat penuh padahal kapasitas masih tersedia. Ini bisa terjadi karena inodenya habis. Gunakan perintah berikut untuk mengecek:
df -i
Contoh output:
Filesystem Inodes IUsed IFree IUse% Mounted on
tmpfs 8207662 1193 8206469 1% /run
/dev/mapper/ubuntu--vg-ubuntu--lv 207880192 481659 207398533 1% /
tmpfs 8207662 2 8207660 1% /dev/shm
tmpfs 8207662 5 8207657 1% /run/lock
tmpfs 8207662 1 8207661 1% /run/qemu
/dev/sda2 131072 310 130762 1% /boot
/dev/sda1 0 0 0 - /boot/efi
Penjelasan:
Inodes
: Jumlah total inode pada sistem.IUsed
: Jumlah inode yang sudah digunakan.IFree
: Jumlah inode yang tersisa.IUse%
: Persentase inode yang digunakan.
Solusi jika inode habis:
- Hapus file kecil yang tidak diperlukan, seperti log lama atau cache.
- Pindahkan file ke partisi lain dengan inode yang lebih banyak.
5️. Cari File-File Berukuran Besar
Untuk menemukan file terbesar dalam sistem:
find / -type f -size +500M -exec ls -lh {} + | sort -k5 -rh | head -10
Penjelasan:
find / -type f -size +500M
→ Cari file lebih besar dari 500MB.ls -lh {}
→ Menampilkan informasi file dalam format mudah dibaca.sort -k5 -rh
→ Mengurutkan file berdasarkan ukuran, terbesar di atas.head -10
→ Menampilkan 10 file terbesar.- Gantilah
/
dengan direktori target tertentu untuk membatasi pencarian.
Contoh output:
-r-------- 1 root root 128T Apr 1 23:32 /proc/kcore
-rw------- 1 libvirt-qemu kvm 257G Mar 26 23:30 /var/lib/libvirt/images/VM_BARU_DI_SERVER.qcow2
-rw------- 1 root root 8.0G Jul 14 2023 /swap.img
6️. Cari File-File Log Berukuran Besar
Sistem sering menyimpan banyak log yang bisa memenuhi disk secara bertahap. Untuk mengecek folder /var/log
, gunakan:
du -sh /var/log/* | sort -rh | head -10
Penjelasan:
du -sh /var/log/*
→ Menampilkan ukuran semua file log.sort -rh
→ Mengurutkan dari yang terbesar.head -10
→ Menampilkan 10 file atau folder log terbesar.
Jika ingin menghapus log lama (log sebelum 7 hari yang lalu), gunakan:
Pastikan tidak menghapus log penting yang mungkin masih dibutuhkan!
sudo journalctl --vacuum-time=7d
7️. Monitoring Disk Secara Real-time
Gunakan perintah berikut untuk melihat aktivitas disk secara real-time:
iostat -dx 1
Gunakan ini untuk:
- Melihat kecepatan baca/tulis disk.
- Mendeteksi disk I/O tinggi yang bisa menyebabkan lag.
- Menentukan apakah perlu peningkatan storage atau SSD.
Jika iostat
belum terinstal:
sudo apt install sysstat # Debian/Ubuntu
sudo yum install sysstat # RHEL/CentOS
Penutup
Menjaga kapasitas penyimpanan tetap optimal adalah bagian penting dari administrasi sistem. Dengan memahami berbagai metode pengecekan disk di Linux, kamu dapat:
- Menghindari crash akibat disk penuh.
- Mengidentifikasi file besar yang tidak perlu.
- Memantau performa disk untuk mencegah bottleneck.
No | Perintah | Deskripsi |
---|---|---|
1 | df -h |
Menampilkan kapasitas disk keseluruhan |
2 | du -sh /var/log/ |
Mengecek ukuran folder /var/log |
3 | du -h --max-depth=1 /home/ |
Mengecek penggunaan disk oleh semua subfolder dalam direktori /home/ |
4 | ncdu |
Menampilkan penggunaan disk secara interaktif |
5 | df -i |
Mengecek penggunaan inode |
6 | find / -type f -size +500M |
Mencari file berukuran besar (>500MB) pada / |
7 | du -sh /var/log/* | sort -rh | head -10 |
Tampilkan 10 file terbesar di /var/log diurutkan dari yang terbesar |
8 | iostat -dx 1 |
Monitoring disk secara real-time (kecepatan baca/tulis) |