Laravel 13.x — Installation
Menyiapkan Environment & Folder Proyek
Sebelum membuat proyek, pastikan sudah memenuhi syarat minimum:
- PHP: Minimal versi 8.3.
- Composer: Package manager PHP.
- Node & NPM/Bun: Untuk compile asset frontend.
- Laravel Installer: Disarankan menggunakan versi terbaru.
Perintah Instalasi Tool:
# Instalasi PHP, Composer, & Installer via php.new (macOS/Linux)
/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/mac/8.4)"
# Update Laravel Installer
composer global update laravel/installer
Instalasi Laravel Installer
Jika kamu belum memiliki command laravel di terminal, instal secara global menggunakan Composer.
# Perintah instalasi installer
composer global require laravel/installer
Catatan: Pastikan direktori bin global Composer ada dalam
$PATHsistem kamu agar perintahlaravelbisa dikenali.
Membuat Proyek Baru
Gunakan Laravel Installer untuk mendapatkan pengalaman konfigurasi interaktif (memilih database, testing framework, dan starter kit).
laravel new nama-proyek
Beberapa Starter Kit yang dapat dipilih (opsional):
Konfigurasi .env (Environment File)
Setelah folder proyek dibuat, Laravel menyertakan file .env. Ini adalah tempat menyimpan konfigurasi sensitif yang spesifik untuk komputer kamu.
Contoh isi .env dan kegunaannya:
APP_NAME=BelajarDev
APP_ENV=local
APP_KEY=base64:randomstring... # Keamanan aplikasi
APP_DEBUG=true # Tampilkan error detail saat dev
APP_URL=http://localhost
DB_CONNECTION=sqlite # Laravel 13 default adalah sqlite
# Jika menggunakan sqlite, DB_DATABASE akan otomatis mengarah ke database.sqlite
SESSION_DRIVER=database
CACHE_STORE=database
Contoh bila menggunakan MySQL:
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
-
File
.envbisa diduplikasi dari.env.example. Jangan masukkan file ini ke Git atau source control lainnya. -
APP_KEY: Pastikan kunci enkripsi sudah digenerasi untuk keamanan data.
-
Maintenance Mode: Jika butuh mematikan akses publik sementara.
# Generasi Kunci Aplikasi
php artisan key:generate
# Mengaktifkan Mode Pemeliharaan dengan rahasia untuk bypass
php artisan down --secret="kode-rahasia"
Database & Migration
Secara default, Laravel 13 menggunakan SQLite. Jika ingin menggunakan MySQL/PostgreSQL, ubah variabel DB_CONNECTION di file .env.
# Menjalankan migrasi (membuat tabel)
php artisan migrate
# Menjalankan migrasi sekaligus database seeding (data awal)
php artisan migrate --seed
# Membuat file migrasi baru
php artisan make:migration create_nama_tabel_table
Menjalankan Proyek
Gunakan skrip dev untuk menjalankan semua layanan (server lokal, queue worker, dan Vite) secara bersamaan.
# Cara Terpadu (yang disarankan)
composer run dev
# Cara Manual (Jika diperlukan terpisah)
# Di terminal 1
php artisan serve # Server web
# Di terminal 2
npm run dev # Vite bundling
Catatan
- Optimasi Produksi: Selalu jalankan
php artisan optimizesaat deployment untuk men-cache rute, konfigurasi, dan view. - Pengamanan .env: Laravel 13 menyediakan fitur enkripsi bawaan. Gunakan
php artisan env:encrypt. - APP_DEBUG: Selalu pastikan
falsedi lingkungan produksi untuk mencegah kebocoran data sensitif.